METRONEWS

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

0

0

jambiviral |

Senin, 06 Apr 2026 12:53 WIB

Reporter : Vritimes

Editor : Vritimes

Krakatau Steel catat laba bersih USD 339,64 juta di 2025, menandai turnaround finansial dan penguatan fundamental bisnis.

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (“Perseroan”) / Krakatrau Steel Group (KRAS) resmi mengumumkan pembalikan kinerja keuangan (financial turnaround) yang impresif pada tahun buku 2025. Emiten baja kebanggaan nasional ini sukses membukukan laba bersih sebesar USD 339,64 juta (setara Rp5,68 triliun), menunjukkan efektivitas strategi transformasi dan penguatan fundamental perusahaan.

Pencapaian luar biasa ini didorong oleh keberhasilan restrukturisasi utang, penguatan operasional, serta dukungan penuh dari para pemangku kepentingan. Tahun 2025 menjadi momentum kebangkitan operasional seiring dengan kembali beroperasinya fasilitas strategis pabrik Hot Strip Mill (HSM) sebagai tulang punggung produksi baja nasional.

Amanah Transformasi dan Dukungan Stakeholders

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa hasil positif ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah melalui Danantara serta kepercayaan para kreditur dan mitra bisnis.

"Kami sangat mensyukuri capaian ini sebagai bentuk amanah dari para pemangku kepentingan. Dukungan pendanaan dan kepercayaan dari Danantara menjadi pendorong utama bagi kami untuk terus berbenah. Laba ini adalah titik awal yang kami sikapi dengan rendah hati untuk terus memastikan keberlanjutan industri baja nasional," ujar Akbar Djohan

Sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar USD 959,84 juta (Rp16,05 triliun). Total volume penjualan produk baja mencapai 944.562 ton, meningkat tajam sebesar 29,0% dibandingkan tahun sebelumnya.  

Penguatan Struktur Neraca dan Tata Kelola

Ketangguhan Krakatau Steel di tahun 2025 tidak hanya tercermin pada angka laba, tetapi juga terlihat jelas dari struktur neracanya yang kian sehat dan kokoh. Perseroan berhasil memperkuat posisi keuangannya dengan mencatatkan total aset sebesar USD 2,77 miliar atau setara dengan Rp46,24 triliun. Di saat yang sama, komitmen Perseroan dalam menyelesaikan kewajiban utang membuahkan hasil nyata, di mana total liabilitas berhasil ditekan turun sebesar 17,04% menjadi USD 2,04 miliar (Rp34,11 triliun).

Efek positif dari perbaikan kinerja ini membawa pertumbuhan yang sangat signifikan pada sisi ekuitas perusahaan. Tercatat, nilai ekuitas Perseroan melonjak hingga lebih dari dua kali lipat menjadi USD 725,51 juta atau sekitar Rp12,13 triliun, sebuah indikator bahwa Krakatau Steel kini memiliki landasan finansial yang jauh lebih kuat untuk ekspansi di masa depan.

Melengkapi kesehatan finansial tersebut, Perseroan juga meneguhkan komitmennya pada aspek transparansi dan tata kelola. Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Krakatau Steel sukses meraih opini Wajar Tanpa Modifikasian (WTM) dari Auditor Independen. Direktur Utama Krakatau Steel, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa predikat WTM ini merupakan jaminan kepercayaan bagi seluruh pemegang saham maupun mitra bisnis.

"Kami menyadari masih banyak tantangan di depan. Oleh karena itu, Perseroan akan terus melakukan evaluasi portofolio secara aktif dan meninjau kembali kerja sama yang belum memberikan nilai optimal, demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh seluruh stakeholders," tutup Akbar Djohan.

Proyeksi Strategis dan Optimalisasi Portofolio Masa Depan

Sumber :

1 2

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER